
Peluang dan Tantangan Aset Digital di Indonesia
Oleh: Yudhi Octora
DAPENPOS.CO.ID, BANDUNG – OJK Institute mengadakan webinar
bertajuk "Peluang dan Tantangan Aset Digital di Indonesia" pada hari
Kamis, 14 Maret 2024, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB melalui aplikasi Zoom.
Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan terkait di bidang keuangan
serta masyarakat umum.
Webinar ini bertujuan untuk:
1.
Memberikan
pemahaman terkait pengaturan dan pelindungan konsumen aset digital di Indonesia.
2.
Memberikan
pemahaman menyeluruh tentang peluang dan tantangan aset digital di Indonesia.
3.
Memberikan
pembelajaran melalui narasumber dengan keahlian bidang ekonomi digital.
Pada sesi webinar ini, beberapa
narasumber ahli di bidang ekonomi digital akan berbagi pengetahuan dan
pengalaman mereka. Di antaranya adalah Tirta Karma Senjaya, Kepala Biro
Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi, Robby Bun, Ketua
Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), dan Anthony
Tjiptodihardjo, Wakil Ketua Umum Indonesian Crypto Consumers Association.
Kata sambutan pada acara ini akan dibuka
oleh Bapak Agus Sugiarto, Kepala OJK Institute, yang akan memberikan konteks
penting terkait dengan peran OJK dalam pengaturan dan pengawasan terintegrasi
terhadap aset digital serta perlindungan terhadap konsumennya.
Moderator acara ini adalah Chacha
Annisa, seorang News Anchor TV yang akan memandu jalannya diskusi dengan
cermat. Peserta webinar terdiri dari pimpinan dan pegawai OJK, perwakilan
industri jasa keuangan, akademisi, dan masyarakat umum yang tertarik untuk
memahami lebih dalam mengenai aset digital di Indonesia.
Latar belakang tema webinar ini didorong
oleh fenomena disrupsi teknologi digital yang berkembang pesat, yang tercermin
dari pertumbuhan signifikan perusahaan di bidang Inovasi Keuangan Digital
(IKD). Dalam lima tahun terakhir, jumlah perusahaan IKD yang terdaftar di OJK
meningkat dua kali lipat, dari 43 perusahaan pada tahun 2019 menjadi sekitar
101 perusahaan pada Februari 2023. Pertumbuhan ini memberikan peluang besar
bagi pengembangan keuangan digital di Indonesia, tetapi juga menimbulkan
sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti volatilitas harga aset digital
dan integrasi teknologi baru.
Kehadiran aset digital, terutama aset
kripto, menjadi tren utama dalam pengembangan bisnis di Indonesia. Namun, di
balik pertumbuhan yang menggembirakan, terdapat sejumlah tantangan yang harus
dihadapi, seperti volatilitas harga, integrasi teknologi baru, dan pengukuran
kesuksesan yang berbeda.
Webinar ini diharapkan dapat memberikan
wawasan yang lebih komprehensif bagi para peserta terkait dengan aset digital
di Indonesia, serta memberikan pandangan dari berbagai sudut pandang ahli di bidangnya.
Dengan demikian, diharapkan akan terjadi pemahaman yang lebih baik serta
persiapan yang lebih matang dalam mendukung pertumbuhan aset digital di
Indonesia.
Partisipasi Sdr Yudhi Octora dari Dana
Pensiun Pos Indonesia dan para peserta lainnya, yang meliputi pimpinan dan
pegawai OJK, perwakilan industri jasa keuangan, akademisi, dan masyarakat umum,
merupakan langkah awal yang penting dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan
dan mempersiapkan diri untuk menyongsong masa depan keuangan yang semakin
digital dan dinamis.









