
Strategi Mengakselerasi Pangsa Pasar Keuangan Syariah
Oleh: Yudhi Octora
DAPENPOS.CO.ID, BANDUNG - Pada hari Kamis, 21 Maret 2024, dua
orang karyawan Dapenpos, yaitu Sdr. Yudhi Octora dan Sdri. Siti Muliya
Syarifah, turut serta dalam sebuah webinar yang bertajuk "Strategi
Mengakselerasi Pangsa Pasar Keuangan Syariah". Acara ini diadakan oleh OJK
Institute melalui platform aplikasi Zoom, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Webinar tersebut menghadirkan
narasumber-narasumber terkemuka di bidang keuangan syariah, antara lain Deden
Firman (Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK), Muliaman D Hadad (Komisaris
Utama sekaligus Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia Tbk), Rahmatina
Awaliah Kasri (Direktur Pusat Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Indonesia),
serta Hilman Simanjuntak (Presiden Direktur PT Zurich General Takaful
Indonesia). Acara juga dimeriahkan dengan kata sambutan yang disampaikan oleh
Agus Sugiarto, Kepala OJK Institute, dan dimoderatori oleh Sdri Agita Mahlika,
seorang News Anchor TV.
Dalam latar belakangnya, webinar ini
diinisiasi atas dasar pertumbuhan yang positif pada aset keuangan syariah di
Indonesia. Berdasarkan data OJK per Juni 2023, pertumbuhan tersebut telah
mencapai Rp2.450,55 triliun atau sekitar USD163,09 miliar dengan market share
mencapai 10,94 persen terhadap total keuangan nasional. Capaian ini membawa
optimisme bagi perkembangan keuangan syariah ke depan, terutama dengan potensi
besar dari penduduk Muslim Indonesia yang mencapai 86,7% dari total penduduk.
Namun demikian, terdapat pula tantangan
yang perlu diatasi, seperti kurangnya diferensiasi model bisnis/produk yang
signifikan, rendahnya literasi dan inklusi produk perbankan syariah, serta
kualitas SDM dan teknologi informasi yang belum optimal.
Dengan tujuan untuk memahami potensi dan
tantangan keuangan syariah di Indonesia serta strategi OJK dalam mengakselerasi
pangsa pasar keuangan syariah, webinar ini dihadiri oleh pimpinan dan pegawai
OJK, perwakilan industri jasa keuangan, akademisi, dan masyarakat umum.
Webinar ini diharapkan dapat memberikan
pemahaman yang lebih mendalam dan merumuskan strategi yang komprehensif demi
pertumbuhan optimal keuangan syariah di Indonesia.









